Sabtu, 22 September 2012


KUANTOR EXISTENSIAL (existensial  quantifier): ∃
"disimbolkan dengan  ∃=dibaca ADA BEBERAPA/ SEBAGIAN"
Contoh : 
Fungsi proposisi : Q(x)="x
2
 -1 >0" , untuk semesta x bilangan real
Belum memiliki nilai kebenaran.
Jika diberi kuantor  ∃ akan menjadi proposisi :
∃x Q(x)="x
2
 -1 >0" , x∈ℜ   
dibaca:" Ada sebagian x dengan x bilangan real berlaku x
2
 -1 >0"
∃x Q(x)="x
2
 -1 >0" , x∈ℜ   Telah memiliki nilai kebenaran, yaitu :BENAR 
Kuantifikasi juga dapat dilakukan pada fungsi proposisi dengan cacah variabel 2
atau lebih.  Perhatikan :
∀x ∀y Q(x)="x
2
 + y
2
 >0" , x,y∈ℜ   
dibaca:"Untuk Semua x untuk semua y berlaku x
2
 + y
2
 >0"
sebuah proposisi yang salah karena untuk x=0 dan y=0 : 0+0>0 adalah salah.
Contoh : Tentukan nilai kebenaran proposisi-propossisi berikut :
1. ∀x Q(x)="x + 1 > x" , x∈ℜ   
2. ∀x ∃y Q(x)="x
2
 + y >0" , x,y∈ℜ  
3. ∃x∀y Q(x)="x
2
 + y >0" , x,y∈ℜ   
4. ∃x∃y  Q(x)="x
2
 + y >0" , x,y∈ℜ   
Jawab:
1. BENAR karena semua bilangan real +1 selalu lebih besar dari bilangan
itu sendiri. 
2. BENAR, karena untuk setiap x real , selalu ada y sehingga x
2
 + y >0
menjadi benar. Untuk x>0 y>0 maka x
2
 + y >0 selalu benar. 
Untuk x =0 akan ada y (misal ambil y>0) sehingga x
2
 + y >0 selalu
benar. 
Untuk x <0 maka kuadrat x >0 sehingga akan ada y sehingga x
2
 + y >0
selalu benar. 
3. SALAH, karena jika diambil sembarang x : misal x= 3 maka tidak dapat
ditemukan SEMUA y bilangan real sehingga x
2
 + y >0 menjadi selalu
benar. Hanya ada sebagian y saja , yaitu untuk y > -3
4. BENAR, karena dipilih sembarang X  selalu ada Y sehingga x
2
 + y >0
benar.
Ekivalensi Kuantor Universal/Existensial  Dengan Konjungsi /Disjungsi :
Andaikan seluruh semesta pembicaraan x dapat didaftarkan menjadi x1, x2, …,xn
maka kuantor universal dan eksistensial dapat dinyatakan dengan kesetaraan :
1. Kuantor universal  ∀ :
∀x  ⇔ x1  ∧ x2  ∧ x3  ∧ ….  ∧ xn 
2. Kuantor Existensial   ∃ :
∃x  ⇔ x1  ∨ x2  ∨ x3  ∨ ….  ∨ xn 
Contoh :
Tentukan nilai kebenaran ∃x  P(x) dimana P(x) ="x
2
>10" dengan semesta
pembicaraan adalah bilangan bulat positif tidak lebih dari 4. 
Jawab : Semesta pembicaraan x adalah : 1,2,3,4
∃x  P(x) ⇔ P(x1) ∨ P(x2) ∨ P(x3) ∨ P(x4)
        ⇔ P(1) ∨ P(2) ∨ P(3) ∨ P(4)
                    ⇔ (1
2
>10)  ∨ (2
2
>10)  ∨ (3
2
>10) ∨ (4
2
>10) 
        ⇔ F ∨ F ∨ F ∨ T 
⇔ T
Baca selengkapnya »

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Informatika 2012

Template By Her Rizky