Sabtu, 22 September 2012


LOGIKA PROPOSISI 
 -)Proposisi dan Kalimat terbuka
Perhatikan  stetemen-statemen dalam bahasa sehari-hari berikut ini :
1. Satu hari setelah hari Sabtu adalah hari Minggu
2. Semarang adalah ibukota Indonesia
3. Hari Ini hari Apa ya?
4. Silahkan keluar ruang !
Perhatikan pula statemen-statemen dalam ekspresi matematika berikut ini :
1. 2 + 3 = 11
2. (3+5)10 < 101
3. (X + 10 ) >15
4. (X-Y) = Y +20
Jika diperhatikan kalimat-kalimat di  atas, baik kalimat sehari-hari maupun
statemen matematika maka ada perbedaan yang dapat ditetapkan, yaitu :
- Kalimat pertama dan kalimat kedua adalah kalimat-kalimat yang dapat
ditetapkan sebagai kalimat yang BENAR atau kalimat yang SALAH.
Dengan kata lain statemen pertama dan kedua adalah statemen-statemen
yang dapat diberi nilai kebenaran.
- Kalimat-kalimat yang ketiga dan keempat adalah kalimat-kalimat  yang
tidak dapat ditetapkan sebagai BENAR atau SALAH, atau statemen tersebut
tidak dapat diberi nilai kebenaran.
Definisi 1: Statemen-statemen yang dapat ditetapkan sebagai BENAR atau SALAH,
atau statemen yang dapat diberi NILAI  KEBENARAN  dinamakan
sebagai PROPOSISI.
Definisi 2 : Jika statemen tidak dapat ditetapkan sebagai BENAR atau SALAH
tetapi dengan cara tertentu dapat diubah menjadi statemen BENAR atau
SALAH maka statemen tersebut dinamakan sebagai  KALIMAT
1Logika proposisi
2
TERBUKA.  Kalimat terbuka kadang disebut juga sebagai  FUNGSI
PROPOSISI.
Contoh 1.1: Manakah dari statemen-statemen berikut yang merupakan proposisi
dan manakah yang merupakan kalimat terbuka.
1. Indonesia adalah negara miskin
2. Jepang adalah negara miskin juga
3. Negara itu adalah negara miskin
4. (2 + 9 ) =X +13
Jawab :   
1. Statemen 1. adalah proposisi, bernilai BENAR
2. Statemen 2 adalah proposisi, bernilai SALAH
3. Statemen 3 adalah kalimat terbuka, bisa benar bisa salah
4. Statemen 4 adalah kalimat terbuka, bisa benar bisa salah
1.2. Pengubahan Kalimat terbuka menjadi proposisi
Kalimat terbuka pada statemen 3  dapat diubah menjadi BENAR atau
SALAH jika variabel Negara digantikan negara tertentu. Demikian juga statemen 4
dapat diubah menjadi benar atau salah dengan mengganti X dengan nilai tertentu.
Dalam pembahasan lain mencari X pada kalimat terbuka dalam suatu
hubungan persamaan atau pertidaksamaan  sedemikian sehingga kalimat terbuka
MENJADI PROPOSISI yang BERNILAI BENAR sering dinamakan menyelesaikan
persamaan/pertidaksamaan atau mencari akar persamaan/pertidaksamaan.
Contoh 1.2. : Perhatikan kalimat terbuka berikut :
    X
2
 - 4X =-3 untuk X bilangan real
  Ubahlah agar menjadi proposisi. Ubahlah pula menjadi proposisi
YANG BENAR.
Jawab :  Untuk "sekedar" merubah menjadi proposisi maka sembarang nilai X dapat
diberikan, sehingga misalnya :
    X
2
 - 4X =-3 untuk X bilangan real dan X adalah 5 (sembarang)
    Kalimat tersebut adalah proposisi (meskipun nilainya salah).
    Untuk merubah menjadi proposisi yang benar, kalimatnya : Logika proposisi
3
    X
2
 - 4X =-3 untuk X bilangan real dan X bernilai 1 ATAU 3. 
1.2. Operasi pada  proposisi
Satu atau lebih proposisi dapat dioperasikan membentuk proposisi baru
dengan beberapa operasi logika.
a. NEGASI ( ¬ )
Negasi dari suatu proposisi p adalah proposisi yang memiliki nilai kebenaran
KEBALIKAN (ingkaran) dari nilai kebenaran proposisi p. Negasi dari p
dinotasikan sebagai : ¬ p
Negasi dari suatu proposisi memiliki kebenaran seperti tersaji dari tabel
kebenaran sebagai berikut :
p  ¬ p
T
F
F
T
       T = True
       F = False
Contoh 1.3. : carilah negasi dari proposisi-proposisi berikut :
1. Jakarta ibukata indonesia
2. 2+3 =7
Jawab :
1. Tidaklah benar Jakarta ibukota indonesia
2. Tidak benar bahwa 2+3=7
b. KONJUNGSI  (∧) (AND)
Jika dimiliki proposisi p dan q maka konjungsi (dibaca :"DAN") dari proposisi p
dan q adalah proposisi dengan tabel kebenaran sebagai berikut.
P q  p ∧ q
T
T
F
F
T
F
T
F
T
F
F
F Logika proposisi
4
Contoh 1.4 :
Tentukan nilai kebenaran dari proposisi-proposisi majemuk berikut :
Jika p bernilai T dan q bernilai F tentukan nilai kebenaran proposisi berikut :
1. ¬ p ∧q 
2. (p∧q) ∧ ¬ p
3. ¬ (p∧q) ∧ (¬ p)
Jawab :
Berdasarkan nilai awal p dan q dan tabel kebenaran adalah :
1. ¬ T ∧ F  ⇔ F ∧ F  
                     ⇔ F
2. (T∧F) ∧ ¬ T  ⇔ (F) ∧ ¬ T 
                              ⇔ (F) ∧  F 
                              ⇔ F
3. ¬ (T∧F) ∧ (¬ T) ⇔ ¬ (F) ∧ (F) 
⇔ T ∧ (F)
⇔ F
c. DISJUNGSI  (∨) (OR)
Jika dimiliki proposisi p dan q maka konjungsi (dibaca :"ATAU") dari proposisi 
p dan q adalah proposisi dengan tabel kebenaran sebagai berikut. 
P q  p ∨ q
T
T
F
F
T
F
T
F
T
T
T
F
Contoh 1.5. :
Buatlah notasi-notasi yang sesuai untuk pernyataan-pernyataan berikut :
1. Tidak benar bahwa saya tidak datang ke pesta Logika proposisi
5
2. Saya akan datang ke tempatmu jumat atau selain senin
3. Saya dan dia makan di rumah atau kamu makan di restoran
Jawab :
1.  p="pergi ke pesta" , kalimat pertama di notasikan sebagai   ¬ ¬ p
2.  p ="saya datang ke tempatmu jumat" dan q="saya datang ketempat mu senin"
     proposisi no.2 menjadi : p ∨ (¬q)
3. p="saya makan dirumah"  , q="dia makan dirumah"  r="kamu mmakan di
restoran"
proposisi no.3. menjadi : (p ∧ q) ∨ r
Contoh 1.6. :
Tentukan nilai kebenaran dari proposisi berikut jika :
P = T , q = T dan r = T
1. ¬p ∨ ¬q 
2. ( p ∧ ¬q) ∨ (q ∧ r)
3. ¬(p∨q) ∧(¬q)∨(p∧r)
Jawab:
1. ¬p ∨ ¬q  ⇔ ¬T ∨ ¬T  
                      ⇔ F ∨ F 
                      ⇔ F 
2. ( p ∧ ¬q) ∨ (q ∧ r) ⇔  ( T ∧ ¬T) ∨ (T ∧ T) 
                                     ⇔  ( T ∧ F) ∨ (T ∧ T)
⇔ ( F) ∨ (T ) 
⇔ T
3. ¬(p∨q) ∧(¬q)∨(p∧r) ⇔ ¬(T∨T) ∧(¬T)∨(T∧T) 
                                         ⇔ ¬(T) ∧(F)∨(T) 
                                         ⇔ (F) ∧(F)∨(T) 
                                         ⇔ (F)∨ (T) 
                                         ⇔ T Logika proposisi
6 d. EXCLUSIVE OR (XOR)  (⊕)
Jika dimiliki proposisi  p dan  q maka EXCLUSIVE OR (XOR) dari proposisi  p
dan q adalah proposisi dengan tabel kebenaran sebagai berikut.
P q  p ⊕ q
T
T
F
F
T
F
T
F
F
T
T
F
Perlu diberi catatan untuk mudah membedakan OR dan XOR adalah pada XOR
hanya kan bernilai TRUE jika dau proposisi bernilai berbeda: T dan F atau F dan T .
 e. IMPLIKASI   (→  ) 
Jika dimiliki proposisi  p dan  q maka IMPLIKASI pÆq  (dibaca : JIKA p
MAKA q) dari proposisi  p dan q adalah proposisi dengan tabel kebenaran sebagai
berikut.
P q p Æ q
T
T
F
F
T
F
T
F
T
F
T
T
Dalam implikasi pÆq maka : 
p disebut hipotesis/antesede/premis
q disebut konklusi /kesimpulan
Catatan : pÆq meskipun dibaca jika p maka q tidaklah sama dengan statemen
dalam bahasa pemrograman, yaitu statemen : if .. then
Dalam IMPLIKASI :  p  Æ  q  maka baik p maupun q keduanya adalah proposisi
yang dapat bernilai benar atau salah.





Baca selengkapnya »

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Informatika 2012

Template By Her Rizky